Penerimaan Mahasiswa Baru

Berbagi Kabar Ini

Politeknik Industri Logam Morowali merupakan Perguruan Tinggi Negeri di lingkungan Kementerian Perindustrian. Kami membuka kesempatan kepada lulusan SMA/MA/SMK untuk dididik menjadi ahli madya diploma 3 untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten di bidang industri smelter logam di Indonesia.

Program Studi

  1. Teknik Perawatan Mesin
  2. Teknik Listrik dan Instalasi
  3. Teknik Kimia Mineral

Peserta ujian hanya dapat memilih 1 (satu) Program Studi.

Persyaratan

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Lulusan SMA/MA (jurusan IPA) dan SMK (Jurusan Teknik) Tahun 2017-2019.
  3. Berbadan Sehat dan tidak buta warna, dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah.

Prosedur Pendaftaran

  1. Pendaftaran online dibuka mulai tanggal 1 April 2019 dan berakhir pada tanggal 13 Juli 2019 Pukul 16.00 WITA.
  2. Tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman ini.

Jadwal Ujian

  1. Ujian Tulis dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Juli 2019.
  2. Ujian Tulis meliputi materi Ilmu Pengetahuan Alam (Biologi, Kimia, Fisika, dan Matematika).
  3. Pilihan lokasi Ujian : Morowali, Palu, Kendari dan Makassar.

Pengumuman Hasil Seleksi

Hasil Ujian akan diumumkan pada hari Rabu, 7 Agustus 2019 mulai pukul 18.00 WITA dan dapat diakses di laman www.pilm.ac.id.

Biaya

Seluruh proses penerimaan mahasiswa baru Politeknik Industri Logam Morowali tidak dipungut biaya.

Laman Resmi Panitia

  1. Informasi resmi Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Industri Logam Morowali 2019 dapat diakses melalui laman pilm.ac.id.
  2. E-mail : akademik@pilm.ac.id

Lain-lain

Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Industri Logam Morowali 2019 akan diinformasikan melalui laman www.pilm.ac.id.

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Mahasiswa Baru

Berbagi Kabar Ini

MELAKUKAN PROSES PENDAFTARAN DENGAN MENGGUNAKAN KOMPUTER DESKTOP/LAPTOP

  1. Mengakses halaman pendaftaran di http://sisformik.pilm.ac.id/pmb dan klik tombol “DAFTAR”.

2. Mengisi lengkap form registrasi dan klik tombol DAFTAR untuk menyimpan data.

Jangan   lupa!    Username   adalah    alamat    email    dan    password   adalah    nomor    HP.

Keterangan dokumen :

  • Ijazah atau Surat Keterangan Hasil Ujian atau Surat Keterangan Telah mengikuti Ujian nasional atau Surat Keterangan Lulus
  • Pas Foto : Resmi, berwarna, latar belakang merah.
  • Surat keterangan berbadan sehat, dilengkapi keterangan tidak buta warna yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pemerintah.
  • File yang diupload memiliki ukuran tidak lebih dari 200 kb dalam format JPG.

3. Setelah melengkapi biodata dan berkas maka calon mahasiswa menunggu verifikasi dari panitia untuk memeriksa berkas. Jika data pendaftaran lolos verifikasi, maka calon mahasiswa akan mendapat notifikasi sms melalui no HP yang dipakai mendaftar.

4. Masuk ke Link yang tertera pada SMS notifikasi, dengan username dan password yang anda punya di awal mendaftar. Akan muncul tampilan sebagai berikut :

5. Klik tombol cetak, maka Anda akan mempunyai Kartu Ujian!

6. Cetak kartu ujian Anda dengan tinta berwarna dan dibawa serta pada saat pelaksanaan ujian

7. Selesai! Lokasi ujian di masing-masing kota akan diumumkan kemudian di laman www.pilm.ac.id.

Pelantikan PNS Politeknik Industri Logam Morowali

Berbagi Kabar Ini

Suasana sakral mewarnai upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pegawai Negeri Sipil di Politeknik Industri Logam Morowali pada Senin (25/2) siang. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan di Aula Politeknik Industri Logam Morowali.  

Dua orang PNS yang dilantik adalah Rahmayanti, M.Si., dan  Isyatir Rodiyah, A.Md. Keduanya Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Politeknik Industri Logam Morowali. Rahmayanti , M.Si. merupakan dosen Teknik Kimia Mineral sedangkan Isyatir Rodiyah, A.Md. merupakan instruktur pada prodi Teknik Keperawatan Mesin.

Direktur Politeknik Industri Logam Morowali, Prof. Dr. Ir. Isa Setiasyah Toha, M.Sc. Pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh rohaniawan dari depatemen agama. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dihadiri oleh pejabat, seluruh staf dan kerabat kedua PNS.  Dalam pelantikan ini, kedua PNS bersumpah untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, serta mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara

Kunjungi Politeknik Industri Logam Morowali, Profesor BATAN: “In The Future, Tenaga Ahli IMIP Berasal dari Sini.”

Berbagi Kabar Ini

Politeknik Industri Logam Morowali Kementerian Perindustrian(PILM-Kemenperin) kedatangan tamu istimewa. Selasa(20/2) pagi, tiga bus membawa rombongan tamu dari Jakarta tiba di PILM.  Rombongan terdiri dari perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, perwira angkatan laut, cendikiawan,  hingga social media influencer dan vlogger. Kedatangan mereka merupakan rangkaian dari kunjungan ke Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Lewat kunjungan ini, mereka ingin menyaksikan langsung  pesatnya perkembangan daerah Morowali, khususnya masyarakat di sekitar Kawasan Industri.

Sebagai puncak kegiatan, rombongan menelusuri berbagai fasilitas di Politeknik Industri Logam Morowali yang merupakan satu-satunya politeknik negeri di Kabupaten Morowali. Pasalnya, politeknik yang berada di bawah Kementerian Perindustrian RI ini memang menjadi pionir pembangunan kualitas sumber daya manusia di  Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Morowali dan sekitarnya.

Direktur PILM-Kemenperin, Prof. Dr. Ir. Isa Setiasyah Toha, M.Sc., memimpin penyambutan para tamu. Profesor ITB yang juga pernah menjadi Direktur Politeknik Manufaktur Bandung ini menyampaikan kondisi terkini di Politeknik Industri Logam Morowali. Prof. Isa memaparkan, saat ini Politeknik Industri Logam Morowali masih terus mengoptimalkan pengembangan fondasi kepoliteknikan di berbagai lini.

Dari segi fasilitas akademik, perlengkapan praktik di laboratorium serta Pusat Inovasi Logam masih terus dikembangkan. Kerja sama di bidang pendidikan pun terus digalakkan. Hingga saat ini, PILM-Kemenperin telah bekerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan, antara lain Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Politeknik Manufaktur Bandung, Politeknik Negeri Ujung Pandang, dan Akademi Teknik Industri Makasar. Kerja sama tersebut meliputi pengiriman tenaga ahli, dosen, pengembangan kurikulum, hingga transfer of knowledge melalui berbagai program dan kegiatan.

Apresiasi atas perkembangan PILM-Kemenperin disampaikan cendikiawan dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Prof. DR. rer. Nat. Evvy Kartini. Pakar teknologi nuklir, nano-teknologi dan nano-material yang juga mengajar di Universitas Indonesia ini menilai, kualitas pendidikan di PILM tak kalah dengan politeknik lain di kota-kota besar.

Lebih lanjut, Prof. Evvy berharap, jejaring yang dikembangkan Politeknik Industri Logam Morowali dengan berbagai universitas dan pelaku industri dapat terus diperkuat. “Bisa juga mahasiswa dikirimkan untuk kerja praktik di lembaga-lembaga penelitian yang ada di kawasan lain untuk lebih mengasah kemampuan dalam bidang inovasi,” imbuhnya. 

Pengembangan Politeknik Industri Logam Morowali memang menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Pasalnya, perkembangan industri di Kawasan Industri Morowali dan sekitarnya semakin pesat. Kondisi ini mendorong tingginya kebutuhan akan tenaga kerja yang berkualitas. Melalui Politeknik Industri Logam Morowali, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah, khususnya warga di sekitar Kawasan Industri Morowali. Nantinya, lulusan PILM-Kemenperin ditargetkan menjadi tenaga kerja berkualitas di bidang teknologi pengolahan logam.  

Prof. Evvy Kartini juga menyoroti sistem pendidikan berkonsep link and match dengan kawasan industri yang diterapkan PILM-Kemenperin. Ia menilai, sistem perkuliahan berbasis praktik dengan kerja magang selama dua semester di Indonesia Morowali Industrial Park yang diterapkan PILM-Kemenperin sangat tepat. “Sistem magang selama dua semester yang bekerja sama dengan pelaku industri di Indonesia Morowali Industrial Park ini sangat bagus, karena kita berharap, in the future, tenaga ahli yang ada di IMIP itu berasal dari sini,” pungkasnya.

Akademisi Muslimat NU Apresiasi Pesatnya Perkembangan PILM

Berbagi Kabar Ini

Politeknik Industri Logam Morowali kedatangan tamu istimewa.  Selasa (29/1) pagi, anggota Muslimat NU datang berkunjung. Rombongan yang juga terdiri dari akademisi ini tampak antusias melihat berbagai fasilitas dan kegiatan akademik di PILM. Kunjungan ini bertujuan melihat perkembangan kampus milik Kementerian Perindustrian yang digadang-gadang menjadi  pionir pendidikan dan pusat inovasi pengolahan nikel nasional ini.

Pembantu Direktur beserta segenap staf PILM menyambut kedatangan rombongan yang berasal dari Makassar, Kalimantan, serta berbagai daerah di Pulau Jawa ini. Dalam sesi penyambutan, Pembantu DIrektur II, Agus Salim Opu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Opu juga memaparkan informasi seputar sejarah pendirian, kondisi terkini, serta rencana strategis PILM di masa mendatang.

Mencetak Generasi Muda Profesional

Sebagai lembaga pendidikan berkonsep link and match dengan kawasan industri, metode pembelajaran di PILM berbasis pada kebutuhan industri.  Konsep ini, menurut Opu, sejalan dengan tujuan didirikannya PILM. “Sesuai amanat undang-undang, sekolah vokasi di kawasan industri memang bertujuan mempersiapkan tenaga profesional dan berkualitas untuk menjawab tantangan industri logam nasional yang tumbuh pesat,” jelasnya.

Tiga program studi (prodi) di PILM pun merupakan wujud dari pelaksanaan konsep tersebut. Prodi Teknik Listrik dan Instalasi, Prodi Teknik Perawatan Mesin, serta Prodi Teknik Kimia Mineral dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan logam nasional yang semakin berkembang.

Dari segi metode pembelajaran, Mahasiswa PILM juga dididik sesuai dengan kurikulum berbasis kebutuhan industri. Dari total enam semester, mahasiswa menjalani  perkuliahan  berbasis praktik, hingga program magang  di Kawasan Industri Morowali selama dua semester. Nantinya, setelah lulus dan langsung menjalani ikatan dinas di Kawasan Industri Morowali, lulusan PILM ditargetkan menjadi SDM berkualitas yang dapat menopang industri logam nasional.

PILM Semakin Berkembang

Demi menjadi lembaga terdepan dalam pendidikan dan inovasi industri pengolahan logam nasional, berbagai fasilitas PILM terus dikembangkan. Saat ini, selain biaya SPP gratis mahasiswa juga mendapatkan fasilitas asrama. Berbagai peralatan praktikum hingga fasilitas di Pusat Workshop dan Inovasi PILM pun kian lengkap, dengan nilai melampaui 70,9 milyar rupiah. Berbagai fasilitas ini masih akan terus dikembangkan. Terlebih, Menteri Perindustrian berencana mengembangkan PILM hinga tiga kali lebih besar dari kapasitas saat ini.

Perkembangan PILM yang kian pesat ini mendapat apresiasi dari para pengurus Muslimat NU. Salah satunya dari DR. Nurjannah Abna, Mantan Rektor Univrsitas Muslim Indonesia, Makassar. Dewan Pakar Muslimat NU ini menilai, pendidikan yang diterapkan PILM sangat ideal bagi perkembangan bangsa kedepan. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas akan sangat berguna bagi kepentingan bangsa Indonesia kedepan, terutama di tengah pesatnya perkembangan industri. ***

PENDIRIAN POLITEKNIK INDUSTRI LOGAM MOROWALI

Berbagi Kabar Ini

SEJARAH SINGKAT

Laju perkembangan industri pengolahan logam yang kian pesat memicu kebutuhan akan tenaga kerja berkualitas dan pusat inovasi teknologi pengolahan logam nasional. Kondisi ini membuat Pusat Pendidikan dan Latihan Industri  Kementerian Perindustrian menginisiasi pendirian politeknik berkonsep link and match dengan pelaku industri. Pusdiklat Kementerian Perindustrian lantas mengajukandokumen pendirian politeknik kepada Direktorat Kelembagaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Pada 2015 pembangunan gedung perkuliahan, laboratorium dan bengkel kerja, serta gedung administrasi dan manajemen mulai dilaksanakan. Penyediaan lahan seluas ± 30 Ha dilakukan oleh PT. IMIP (PT. Indonesia Morowali Industrial Park), sementara penyiapan bangunan fisik dan peralatan oleh Direktorat Jendral Pengembangan Perwilayahan Industri, Kementerian Perindustrian.

Setahun berselang, tepatnya pada 31 Agustus 2016, terbit Surat Keputusan dari Kemenristekdikti No. 303/KPT/I/2016, tentang pendirian Politeknik Industri Logam Morowali (PILM). PILM berdiri dengan tiga program studi jenjang Diploma-3, yaitu: Teknik Perawatan Mesin, Teknik Kimia Mineral, dan Teknik Listrik dan Instalasi. Selanjutnya, pada tanggal 23 Desember 2016, terbit Permenperin No. 81/M-IND/PER/12/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja. Penerimaan dosen, PLP/teknisi, dan staf pendukung, yang diikuti oleh penerimaan mahasiswa baru, dilaksanakan tahun 2017.

Tepat  pada 18 September 2017 Menteri Perindustrian bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi meresmikan Politeknik Industri Logam Morowali. Pada persemian ini, keduanya mengisi kuliah perdana di hadapan seluruh mahasiswa baru dari tiga program studi.

Tahun pertama kegiatan pendidikan didukung oleh 4 (empat) orang pimpinan, 4 (empat) orang staf administrasi, 9 (sembilan) orang dosen, dan 8 (delapan) PLP/teknisi. Demi kelancaran proses pendidikan, didatangkan pula dosen dari Politeknik Manufaktur Bandung dan Politeknik ATI Makasar. Pada Agustus 2020 mendatang, Politeknik Industri Logam Morowali akan meluluskan mahasiswa angkatan pertama.

VISI – MISI

VISI

Menjadi institusi pendidikan tinggi vokasi yang unggul, beretika, mampu bersaing di era global sebagai pelopor bagi pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia dan teknologi sektor industry logam.

MISI

  1. Melaksanakan pendidikan untuk menyiapkan tenaga kerja professional bagi sektor industri maupun sektor pendidikan dan keprofesian.
  2. Melaksanakan penelitian dan pengembangan dibidang industri logam.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
  4. Memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan industri.

Mahasiswa PILM Kunjungi Kawasan Industri Morowali

Berbagi Kabar Ini

Sebagai pusat pendidikan dan inovasi di bidang pengolahan logam, Politeknik Industri Logam Morowali (PILM) menerapkan metode pembelajaran berbasis praktik. Lewat metode ini, mahasiswa diarahkan untuk terjun langsung serta mengenali berbagai proses produksi dan kondisi faktual dalam industri logam. Berbagai program dalam perkuliahan pun digalakkan, mulai dari kerja magang hingga kunjungan ke lokasi industri. Salah satunya, kunjungan yang berlangsung pada Jumat, 18 Januari lalu.

Mahasiswa Teknik Kimia Mineral PILM melakukan kunjungan ke Kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park. Mahasiswa tingkat dua ini tampak antusias menelusuri proses produksi listik di Pembangkit Listik Tenaga Uap (PLTU) PT IMIP. Didampingi para pekerja senior, mahasiswa PILM melakukan observasi proses produksi energi listrik di PLTU tersebut.

Kunjungan lapangan ini berlangsung selama lebih dari tiga jam. Usai mendapat arahan terkait prosedur keselamatan dan kleamanan di lokasi pabrik, mahasiwa diarahkan mengunjungi tiga titik lokasi di PLTU ini.

Sepanjang kunjungan, mahasiswa mendapat arahan dan penjelasan dari para pekerja senior di PLTU terkait proses yang berlangsung di masing-masing lokasi. Diskusi dan tanya jawabdi kalangan mahasiswa pun mewarnai sepanjang kegiatan ini.[Humas-PILM]

Kunjungan Kerja Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian di PILM

Berbagi Kabar Ini

Pejabat tinggi Kemenperin yang belum lama ini dilantik sebagai Inspektorat Jendral (Irjen) yaitu bapak Setyo Wasisto didampingi Sekretaris Inspektur Jenderal Liliek Widodo, Inspektur 1 Kementerian Perindustrian Arus Gunawan, serta Sesditjen Pengembangan Perwilayahan Industri Ignatius Warsito melakukan beberapa kunjungan kerja di kabupaten morowali, yaitu kunjungan dilakukan di PT.IMIP untuk berkeliling serta meninjau langsung lokasi smelter logam yang terbesar di Inonesia. selanjutnya Irjen Kemenperin melanjutkan kunjungan kerjanya ke salah satu kampus yang dimiliki oleh Kementerian Perindustrian yaitu Politeknik Industri Logam Morowali, dalam kunjungannya irjen Kemenperin didampingi juga oleh Direktur Politeknik Industri Logam Morowali Prof.Dr.Ir. Isa Setiasyah Toha, M.Sc berkeliling untuk melihat fasilitas dan aktifitas belajar mengajar di laboratorium serta workshop Politeknik Industri Logam Morowali.  Dalam kunjungannya Setyo Wasisto mengatakan dengan didirikannya kampus Politeknik yang dimiliki Kemenperin seperti di Bandung yaitu politeknik tekstil dan bantaeng yaitu politeknik industri manufaktur maka fokus pembangunan Politeknik itu sendiri harus melihat potensi yang ada di masing-masing daerah, lebih lanjut beliau mengatakan fokus Politeknik Kemenperin yang dibangun di Morowali saat ini adalah logam yang tujuannya tidak lain untuk menyiapkan sumber daya manusia yang didekatkan ke bidang industri di Morowali dan untuk bisa bekerja di industri logam yang ada di wilayah kabupaten Morowali dan yang berada di Indonesia pada umumnya. Dalam hal lain Direktur Politeknik Industri Logam Morowali juga mengatakan bahwa mahasiswa yang mengenyam pendidikan di Politeknik saat ini bukan saja berasal dari putra putri  daerah Morowali sendiri bahkan ada yang berasal dari provinsi di Sulawesi dan luar pulau Sulawesi baik dari Jakarta dan NTB.  Diharapkan dengan kunjungan Inspektorat Jendral kementerian perindustrian yang tugas pokoknya yaitu untuk menyelenggarakan pengawasan internal di lingkungan kementerian perindustrian, dapat membantu menjadikan Politeknik Industri Logam Morowali bisa lebih dilirik lagi oleh calon mahasiswa dan mahasiswi yang pada umumnya berada di luar pulau Sulawesi.

Lokakarya Pembuatan Dokumen Rencana Strategis Politeknik Industri Logam Morowali Bekerja Sama dengan Swisscontact S4C Project.

Berbagi Kabar Ini

Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Indonesia diwakili oleh Kementerian Perindustrian, bekerja sama dengan Pemerintah Swiss diwakili oleh Swisscontact mengadakan lokakarya penyusunan dokumen rencana strategis. Bertempat di Kampus Politeknik Industri Logam Morowali, pada tanggal 10-14 Desember 2018 dilakukan Lokakarya penyusunan rencana strategis.

Lokakarya dihadiri Direktur serta Wakil Direktur Politeknik Industri Logam Morowali, Tenaga Ahli dari Swiss, serta team S4C. Rencana Strategis adalah rencana 5 (lima) tahunan yang merupakan panduan untuk menyusun rencana operasional setiap tahun.

Dari kiri: Dr.Ruedi Gerber, Anna Gerber, Daniel Weibel, Kiky Hendarin, Hakiki perwakilan S4C, Prof. Isa Setiasyah Toha, Agus Salim Opu, Yusdianto dari Politeknik Industri Logam Morowali

Dokumen ini menjadi dasar perencanaan untuk mengembangkan berbagai kegiatan akademik dalam upaya peningkatan kualitas dan kuantitas pembelajaran, mahasiswa, program studi baru, sumber daya manusia yang terdiri dari Dosen, Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), Teknisi, staf pendukung, beserta sarana dan prasarananya.

Selain itu, Rencana Strategis merupakan dokumen panduan untuk menjalankan organisasi yang efektif. Dengan dibuatnya dokumen rencana strategis, diharapkan lulusan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan industri.