February 25, 2021

Kampus negeri di lingkungan Kementerian Perindustrian RI. Dengan beasiswa pendidikan serta link and match dengan industri

Jajaki Peluang Kerja Sama Internasional, Pimpinan PILM Bertolak Ke Tiongkok

3 min read
Berbagi Kabar Ini

Kerja Sama antara sektor pendidikan dengan sektor Industri merupakan hal yang sangat siginifikan untuk dilakukan. Berbekal program kerja sama dengan sektor industri, keselarasan antara kurikulum dan metode pendidikan dengan kebutuhan sektor industri dapat diwujudkan. Beranjak dari kesadaran ini, Politeknik Industri Logam Morowali terus menguatkan jalinan kerja sama dengan kalangan industri serta institusi pendidikan baik dalam skala nasional maupun internasional. Pada 21 April lalu, perwakilan Politeknik Industri Logam Morowali bertolak ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dalam Rangka Percepatan Pengembangan Politeknik Industri Logam Morowali. Kunjungan yang berlangsung hingga 29 April ini dilakukan atas Undangan Industri.

Kunjungan ini dilakukan oleh Direktur Politeknik Industri Logam Morowali, Prof. Isa Setiasyah Toha bersama Pembantu Direktur III Politeknik Industri Logam Morowali, Yusdianto, S.T.P., M.Si., serta Dewan Penyantun Politeknik Industri Logam Morowali yang juga merupakan pakar metalurgi, Dr. Zulfiadi Zulhan. Ketiganya mengunjugi Delong Steel, Xingtai Polytechnic College, dan Heibei Institute of Mechanical and Electrical Technology.

Delong Steel merupakan salah satu perusahaan baja milik swasta di Tiongkok. Delong Steel berlokasi sekitar 5 km dari pusat kota Xingtai di Propinsi Hebei. Produksi baja sekitar 3 juta ton per tahun dengan jumlah karyawan sekitar 3.500. Teknologi yang digunakan untuk menghasilkan besi wantah (hot metal) adalah blast furnace.

Sementara itu, Xingtai Polytechnic College(XPC) terletak di kota Xingtai, provinsi Hebei. Didirikan pada Agustus 1979 di lokasi milik North China Agricultural Mechanization College (sekarang menjadi China Agricultural University), dengan program studi utamanya adalah rekayasa (engineering). XPC merupakan institusi negeri yang didedikasikan untuk mendidik kemampuan teknikal praktis yang berkualitas dalam berbagai bidang, antara lain Rekayasa Otomobil, Rekayasa Mekatronik, Rekayasa Elektrikal, Rekayasa Informatika, Rekayasa Arsitektur, serta Rekayasa Sumber Daya Alam dan Lingkungan.

Kunjungan terakhir dilakukan ke Hebei Hebei Institute Of Mechanical And Electrical Technology (HIMET). HIMET didirikan pada Tahun 1956. Berlokasi di kota Xingtai Propinsi Hebei. Saat ini mempunyai mahasiswa lebih dari 10.000 orang pada 41 program studi. Dengan program studi utama mechanical engineering, electrical engineering dan automotive engineering.

Berdasarkan tinjauan terhadap kegiatan pabrik Delong Steel dan dua institusi pendidikan tinggi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Xingtai Polytechnic College (XPC) memiliki program-program pendidikan, fasilitas lab/workshop, dan pelatihan yang selaras dengan Politeknik Industri Logam Morowali.

Dari kunjungan ini, Politeknik Industri Logam Morowali menjajaki berbagai peluang kerja sama. Bentuk kerjasama antara XPC dengan Politeknik Industri Logam Morowali yang perlu dilakukan antara lain: Penyusunan dan pelaksanaan program pelatihan.Penyusunan dan pelaksanaan program pendidikan dalam program studi Pemrosesan Logam/Metalurgi, Daya Elektonika, dan Lingkungan Industri.Pengembangan/pembuatan peralatan pendidikan.Penelitian Terapan untuk industri logam.

Lewat kunjungan ini pula terlahir Memorandum Of Understanding (MoU) antara Politeknik Industri Logam Morowali dengan Xingtai Polytechnic College, China. MoU ini berisi kesepakatan dalam berbagai peluang kerja sama, seperti Pertukaran Progam Pendidikan, Pertukaran Mahasiswa, Kerja Sama Program Riset, Kerja Sama Program Kebudayaan, dan berbagai peluang kerja sama lainnya.

Pembantu DIrektur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Yusdianto, S.T.P., M.Si., mengungkapkan bahwa kunjungan ini menjadi pembuka jalan dalam menjalin kerja sama internasional antara PILM dengan institusi pendidikan dan industri di luar negeri. Ia juga menekankan pentingnya penjajakan lebih lanjut atas rencana kerja sama ini. Ia menekankan, pentingnya follow-up pasca penandatanganan MoU agar kerja sama PILM dalam skala internasional ini dapat terwujud. [Humas-Kemenperin/PILM]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.